Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, tradisi ziarah kubur atau nyadran menjadi momen penting bagi banyak keluarga di Indonesia. Hal ini pula yang dilakukan oleh penyanyi senior Mayangsari.
Bersama sang suami, Bambang Trihatmodjo, dan putri semata wayang mereka, Khirani Trihatmodjo, Mayangsari mengunjungi makam mertuanya, mendiang Presiden Soeharto.
Momen kekeluargaan yang penuh khidmat ini dibagikan melalui akun media sosial pribadinya dan langsung menarik perhatian publik.
Tradisi Tahunan Keluarga Cendana
Ziarah ke Astana Giribangun, Karanganyar, Jawa Tengah, seolah menjadi agenda wajib bagi keluarga besar Cendana sebelum memasuki bulan puasa.
Mayangsari tampil anggun dengan busana yang sopan dan tertutup, menunjukkan rasa hormatnya kepada sang ayah mertua yang merupakan tokoh besar bangsa.
Selain sebagai bentuk penghormatan, momen ini juga menjadi sarana bagi Mayangsari untuk mempererat tali silaturahmi spiritual bersama keluarga kecilnya.

Khidmat Berdoa di Samping Makam Pak Harto
Dalam foto-foto yang diunggah, tampak Bambang Trihatmodjo memimpin doa dengan khusyuk di depan nisan sang ayah.
Mayangsari dan Khirani turut menundukkan kepala sembari mengirimkan doa-doa terbaik. Suasana makam yang tenang menambah kesakralan prosesi ziarah tersebut.
Tak hanya sekadar berkunjung, keluarga ini juga melakukan tradisi tabur bunga di atas makam Pak Harto dan Ibu Tien Soeharto.
Kedekatan Khirani dengan sang ayah selama prosesi ziarah juga memperlihatkan bagaimana nilai-nilai keluarga terus ditanamkan sejak dini.
Penampilan Mayangsari yang Menjadi Sorotan
Meski berada di area pemakaman, gaya busana Mayangsari tetap tidak luput dari perhatian netizen. Ia memilih mengenakan pakaian motif batik yang dipadukan dengan kacamata hitam, memberikan kesan elegan namun tetap religius.
Pilihan busana ini dinilai sangat tepat dengan suasana di Astana Giribangun yang kental dengan budaya Jawa.
Di sisi lain, banyak netizen memuji kekompakan keluarga ini yang selalu menjaga tradisi leluhur meski memiliki kesibukan yang padat.
Momen Mayangsari ziarah ke makam Pak Harto bukan sekadar ritual musiman, melainkan wujud bakti seorang anak dan menantu kepada orang tua yang telah tiada.
Dengan melakukan ziarah sebelum puasa, keluarga ini berharap dapat memasuki bulan Ramadhan dengan hati yang bersih dan tenang.
Apakah Anda ingin saya membuatkan caption Instagram yang menarik untuk menyertai foto ziarah serupa?
