Tottenham Hotspur akhirnya mengambil langkah tegas untuk menyelamatkan musim mereka. Manajemen klub secara resmi menunjuk Igor Tudor sebagai manajer interim hingga akhir musim 2025/2026.
Keputusan ini menyusul pemecatan Thomas Frank yang gagal membawa perubahan signifikan bagi klub asal London Utara tersebut.
Penunjukan pria asal Kroasia ini bukan tanpa alasan. Igor Tudor datang dengan reputasi sebagai pelatih yang disiplin dan memiliki karakter kuat di ruang ganti.
Berikut adalah detail lengkap mengenai peran baru Tudor di Tottenham Hotspur Stadium.
Alasan Tottenham Memilih Igor Tudor
Manajemen The Lilywhites bergerak cepat setelah performa buruk tim membuat mereka terdampar di peringkat ke-16 klasemen Liga Inggris.
Tudor terpilih karena ia memiliki pengalaman luas menangani klub besar seperti Juventus, Lazio, dan Marseille.
Pimpinan klub percaya bahwa Tudor mampu memberikan dampak instan. Ia terkenal dengan pendekatan taktis yang pragmatis namun agresif, sesuatu yang sangat Tottenham butuhkan saat ini.
Selain itu, statusnya yang sedang menganggur memudahkan proses negosiasi sehingga ia bisa langsung memimpin sesi latihan tim.
Misi Utama: Menjauh dari Zona Degradasi
Tugas berat sudah menanti Tudor di London. Saat ini, Tottenham hanya terpaut lima poin dari zona degradasi.
Tudor memikul tanggung jawab besar untuk mengembalikan mentalitas pemenang kepada Son Heung-min dan kawan-kawan.
Selain fokus pada liga domestik, Tudor juga harus mempersiapkan tim untuk berlaga di babak 16 besar Liga Champions.
Fans berharap kedatangan mantan pemain Juventus ini mampu meredam kekacauan taktis yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir.

Debut Berat di Derby London Utara
Ujian pertama Igor Tudor tidaklah mudah. Ia akan langsung memimpin Tottenham dalam laga panas bertajuk Derby London Utara melawan Arsenal pada 22 Februari mendatang.
Pertandingan ini akan menjadi tolok ukur awal bagi para pendukung untuk melihat perubahan gaya bermain di bawah asuhannya.
Tudor sendiri menyatakan rasa bangganya bisa bergabung dengan klub sebesar Tottenham. Ia berjanji akan memaksimalkan kualitas skuad yang ada dan berjuang keras di setiap pertandingan sisa musim ini.
Masa Depan Manajer Permanen Spurs
Meskipun kontrak Tudor hanya berlaku hingga Juni 2026, manajemen tetap membuka peluang bagi pelatih lain untuk musim depan.
Nama-nama besar seperti Mauricio Pochettino dan Roberto De Zerbi kabarnya masuk dalam radar pantauan klub untuk posisi manajer permanen.
Namun, jika Tudor mampu membawa perubahan drastis dan mengamankan posisi stabil di klasemen, bukan tidak mungkin manajemen akan mempertimbangkan kontrak jangka panjang untuknya.
