
Geliat pasar kendaraan listrik (EV) di Indonesia kembali memanas di awal tahun 2026. MG Motor Indonesia secara mengejutkan memberikan “kejutan awal” dengan memperkenalkan MG S5 EV sebagai amunisi terbaru mereka untuk menggempur segmen SUV listrik ringkas yang kian padat. Meski sosoknya sudah dipamerkan ke hadapan publik pada akhir Januari lalu, raksasa otomotif berdarah Inggris ini masih menyimpan rapat-rapat teka-teki terbesar: harga resminya.
Bagi para antusias otomotif yang sudah tidak sabar, MG Motor Indonesia telah menetapkan panggung Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 yang akan berlangsung pada 5โ15 Februari 2026 di JIExpo Kemayoran sebagai momen pengumuman sakral tersebut.
Menanti Kejutan Harga di IIMS 2026
MG S5 EV diprediksi akan menjadi “kuda hitam” yang mampu mengacak-acak dominasi merek lain. Strategi MG yang gemar memberikan fitur melimpah dengan harga kompetitif membuat banyak pengamat memprediksi banderolnya akan sangat menggoda.
Sebagai referensi, di pasar China, mobil ini menyapa konsumen dengan kisaran harga yang jika dirupiahkan berada di angka Rp217 juta hingga Rp326 jutaan. Namun, angka di pasar Thailand mungkin menjadi cermin yang lebih realistis bagi Indonesia. Di Negeri Gajah Putih, MG S5 EV dibanderol mulai dari 739.900 baht (sekitar Rp361,3 juta) hingga varian tertingginya yang mencapai kisaran Rp480 jutaan.
Jika MG Indonesia mampu memproduksi unit ini secara lokal (Completely Knocked Down atau CKD), bukan tidak mungkin harganya akan berada di sweet spot Rp350 juta hingga Rp450 jutaan, menempatkannya dalam posisi tempur yang sangat menguntungkan.
Teknologi Nebula: Senjata Utama MG S5 EV
Satu hal yang pasti, MG S5 EV tidak datang dengan tangan kosong. SUV ini dibangun di atas Modular Scalable Platform (MSP) atau yang lebih dikenal sebagai Nebula Platform. Ini adalah arsitektur khusus kendaraan listrik murni yang juga menjadi tulang punggung dari MG4 EV yang sukses di pasaran.
Keunggulan utama platform ini terletak pada desain baterainya yang sangat tipis, hanya sekitar 110 mm. Integrasi baterai yang menyatu dengan struktur bodi memungkinkan pusat gravitasi mobil menjadi lebih rendah (530 mm), yang secara langsung meningkatkan stabilitas saat bermanuver. Dampak lainnya? Lantai kabin menjadi rata sempurna, memberikan ruang kaki yang jauh lebih lega dibandingkan SUV konvensional di kelasnya.
Baca Juga
Revolusi โAnak Panah Oranyeโ: Misi KTM RC16 Dibangun dari Nol
Performa dan Jarak Tempuh
Berdasarkan spesifikasi global dan Thailand, MG S5 EV menawarkan performa yang tidak bisa dipandang sebelah mata:
- Varian Tertinggi: Motor listrik bertenaga 245 HP (180 kW) dengan torsi puncak 350 Nm.
- Akselerasi: Mampu melesat dari 0 ke 100 km/jam hanya dalam waktu 6,1 detik (untuk varian performa tinggi).
- Daya Jelajah: Diklaim sanggup menempuh jarak hingga 550 km (metode NEDC) atau sekitar 463 km untuk penggunaan jarak jauh real-time.
- Pengisian Daya: Mendukung Fast Charging DC, di mana mengisi daya dari 10% ke 80% hanya membutuhkan waktu sekitar 26 menit.
Persaingan Panas di Segmen SUV Ringkas
Kehadiran MG S5 EV dipastikan akan membuat “pusing” para kompetitornya. Di Indonesia, ia akan berhadapan langsung dengan nama-nama besar yang sudah lebih dulu punya basis massa, seperti:
- BYD Atto 3: Raja pasar yang menawarkan efisiensi baterai Blade.
- Chery Omoda E5: SUV futuristik dengan fitur ADAS yang sangat lengkap.
- Hyundai Kona Electric: Pemain lama dengan reputasi purna jual yang kuat.
- Geely EX5 & Neta X: Penantang baru dari negeri tirai bambu yang juga agresif soal harga.
MG nampaknya ingin menyasar konsumen keluarga muda perkotaan. Dengan slogan “Driving confidence untuk ayah, peace of mind untuk ibu, dan space and comfort bagi anak”, MG S5 EV diposisikan sebagai mobil listrik fungsional namun tetap memiliki karakter berkendara yang menyenangkan.
Tanda-tanda Varian Indonesia
Meski detailnya baru dibuka di IIMS nanti, penampakan dua desain pelek berbeda pada saat sesi perkenalan di Jakarta menjadi kode keras bahwa MG akan menghadirkan minimal dua varian. Kemungkinan besar adalah varian Standard Range dengan baterai 50 kWh dan Long Range dengan baterai 64 kWh.
| Fitur Unggulan | Deskripsi |
| Sistem Suspensi | Independent 5-Link di belakang untuk kenyamanan ekstra. |
| Layar Kabin | Head unit HD hingga 15,6 inci dengan integrasi aplikasi hiburan. |
| Fitur V2L | Vehicle-to-Load untuk menyuplai daya perangkat elektronik luar. |
| Safety | Sistem ADAS tingkat lanjut dan struktur bodi baja kekuatan tinggi. |
Pertarungan sebenarnya akan dimulai pada 5 Februari 2026. Apakah MG akan kembali merusak harga pasar seperti yang mereka lakukan pada peluncuran MG4 EV tahun-tahun sebelumnya? Jika iya, maka MG S5 EV berpotensi besar menjadi mobil listrik sejuta umat baru di Indonesia.
