
Film “Alas Roban” tidak hanya mengandalkan elemen kejutan (jumpscare), tetapi juga membawa muatan drama emosional yang kuat antara ibu dan anak. Cerita berfokus pada Sita (diperankan oleh Michelle Ziudith), seorang ibu tunggal dari Pekalongan yang sedang berusaha memperbaiki nasib keluarganya.
Setelah bertahun-tahun hidup dalam keterbatasan, Sita akhirnya mendapatkan pekerjaan baru sebagai staf medis di sebuah rumah sakit di Semarang. Ia memutuskan untuk pindah bersama putrinya, Gendis (Fara Shakila), seorang anak yang memiliki keterbatasan penglihatan. Namun, perjalanan harapan mereka justru berubah menjadi mimpi buruk saat bus yang mereka tumpangi mogok tepat di tengah kegelapan jalur hutan Alas Roban yang mencekam.
Sejak peristiwa tersebut, Gendis mulai mengalami rentetan gangguan gaib yang tak masuk akal. Ia sering mendengar suara-suara asing, menggambar simbol-simbol kuno yang misterius, hingga mengalami kerasukan setiap malam. Sita menyadari bahwa kondisi putrinya bukanlah sakit medis biasa ketika menyadari Gendis telah menjadi incaran sosok mengerikan bernama Dewi Raras (Imelda Therinne).
Dewi Raras digambarkan sebagai penguasa gaib wilayah tersebut yang murka karena adanya sebuah janji ritual lama yang dilanggar. Sita, dibantu oleh sepupunya, Tika (Taskya Namya), dan seorang sopir ambulans bernama Anto (Rio Dewanto) yang memahami sejarah kelam wilayah tersebut, harus berpacu dengan waktu untuk menjalankan ritual terakhir di jantung Alas Roban sebelum malam keramat tiba.
Baca Juga
Kebangkitan Sang Pemburu: Film โThe Mandalorian and Groguโ Tayang 2026
Kolaborasi Bintang dan Produksi Ambisius
Disutradarai oleh Hadrah Daeng Ratu, yang sebelumnya sukses menggarap berbagai film horor populer, “Alas Roban” menjadi perpaduan antara kearifan budaya Jawa dan teknis perfilman modern. Hadrah menekankan bahwa pemilihan lokasi Alas Roban bukan sekadar untuk latar tempat, melainkan bagian dari narasi sejarah kelam yang ingin ia sampaikan.
Berikut adalah jajaran pemain utama yang menghidupkan karakter-karakter dalam film ini:
- Michelle Ziudith sebagai Sita: Ini merupakan debut perdana Michelle di genre horor setelah bertahun-tahun dikenal lewat film-film drama romantis.
- Rio Dewanto sebagai Anto: Perannya sebagai sopir ambulans memberikan perspektif mistis tentang mitos-mitos yang beredar di kalangan pengendara jalur Pantura.
- Fara Shakila sebagai Gendis: Aktris cilik berbakat ini menjadi pusat konflik mistis dalam cerita.
- Taskya Namya sebagai Tika: Aktris yang mendapat julukan “Princess Horror” ini kembali menunjukkan totalitas aktingnya.
- Imelda Therinne sebagai Dewi Raras: Ia bertransformasi menjadi sosok gaib yang menuntut balas.
- Pemain Pendukung: Aktor senior seperti Agus Kuncoro, Dewi Pakis, Pritt Timothy, dan Whani Darmawan turut memperkuat jajaran pemeran untuk memberikan kedalaman karakter.
Mitos Jalur Angker Alas Roban
Salah satu alasan kuat mengapa film ini begitu dinanti adalah karena lokasinya yang legendaris. Alas Roban merupakan kawasan hutan lebat di Kabupaten Batang yang dikenal sebagai salah satu jalur paling berbahaya dan sarat misteri di Indonesia.
Banyak mitos yang menyelimuti wilayah ini, mulai dari sejarah pembangunan jalan di era Daendels yang memakan banyak korban jiwa, hingga penampakan makhluk halus yang sering dilaporkan oleh sopir lintas kota. Film ini berusaha mengangkat sisi gelap tersebut ke dalam format visual yang digarap oleh Unlimited Production bekerja sama dengan Narasi Semesta dan Legacy Pictures.
Bagi para penikmat film yang ingin menguji nyali di awal tahun 2026, “Alas Roban” siap memberikan pengalaman horor yang mencekam namun penuh makna emosional. Pastikan untuk memesan tiket Anda di jaringan bioskop XXI, CGV, maupun Cinepolis terdekat untuk menyaksikan ritual terakhir Sita.
