
TAIPEI – Mengawali tahun 2026 dengan gebrakan besar, raksasa teknologi asal China, Oppo, resmi meluncurkan lini terbarunya, Oppo Reno 15 Series, di pasar global. Taiwan menjadi negara pertama yang mencicipi kemegahan perangkat ini pada 2 Januari 2026. Peluncuran kali ini terasa sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena Oppo untuk pertama kalinya memperkenalkan varian “Pro Max“ ke dalam ekosistem Reno.
Langkah ini menandai pergeseran strategi pemasaran Oppo yang lebih agresif. Selama ini, seri Reno dikenal sebagai ponsel kelas menengah-atas (upper mid-range) yang fokus pada desain dan kamera. Namun, dengan hadirnya Reno 15 Pro Max, Oppo tampak ingin menjembatani celah antara seri Reno dan seri flagship mereka, Find X.
Strategi Penamaan: Antara Pro Max dan Si “Ringkas” Pro
Ada hal menarik dalam skema penamaan seri kali ini. Secara teknis, Oppo Reno 15 Pro Max merupakan suksesor langsung dari Reno 15 Pro versi China yang sudah lebih dulu rilis pada penghujung 2025. Namun, untuk pasar global, Oppo memutuskan memberikan label “Pro Max” untuk menegaskan ukuran layarnya yang masif.
Di sisi lain, Oppo Reno 15 Pro versi global justru hadir dengan konsep yang unik: sebuah ponsel flagship-killer berukuran ringkas. Langkah ini seolah menjawab kerinduan pengguna akan ponsel berperforma tinggi yang nyaman digenggam dengan satu tangan.
Baca Juga:
Bocoran Desain Galaxy S26 Ultra Ungkap Perubahan Radikal di Sektor Kamera
Layar: Pertarungan Visual 1.5K
Perbedaan paling fundamental antara kedua model ini terletak pada dimensi visualnya:
- Reno 15 Pro Max: Mengusung panel AMOLED 6,78 inci dengan resolusi 1,5K. Layar ini dirancang untuk pengguna yang haus akan pengalaman multimedia luas, mulai dari bermain game hingga streaming konten HDR.
- Reno 15 Pro: Hadir dengan layar lebih mungil, yakni 6,32 inci. Menariknya, meski layarnya lebih kecil, kepadatan piksel (pixel density) pada varian Pro ini justru lebih tinggi dibandingkan kakaknya, memberikan ketajaman gambar yang sangat presisi.
Keduanya tetap mendapatkan standar kemewahan yang sama, yakni dukungan refresh rate adaptif yang sangat mulus serta perlindungan kaca Corning Gorilla Glass Victus 2 yang diklaim dua kali lebih tahan gores dibandingkan generasi sebelumnya.
Dapur Pacu: Debut Dimensity 8450 dan RAM 12 GB
Di balik kap mesinnya, Oppo tidak membeda-bedakan performa. Baik varian Pro maupun Pro Max sama-sama dipersenjatai oleh chipset MediaTek Dimensity 8450. Chipset ini merupakan mahakarya fabrikasi 3 nanometer (3nm) yang tidak hanya menawarkan performa komputasi luar biasa, tetapi juga efisiensi daya yang sangat optimal.
Ditambah dengan dukungan RAM 12 GB LPDDR5X, kedua ponsel ini siap melibas tugas multitasking berat hingga pengolahan AI (Artificial Intelligence) yang kini menjadi fitur wajib di tahun 2026. Oppo mengklaim bahwa integrasi perangkat lunak ColorOS terbaru mereka mampu mempercepat pemrosesan data AI secara lokal hingga 40% lebih cepat dibanding seri Reno 14.
Fotografi: Sensor 200 MP dan Lensa Periskop
Sesuai DNA seri Reno, sektor kamera menjadi bintang utama. Oppo menyematkan konfigurasi kamera yang identik di kedua model untuk memastikan pengguna mendapatkan kualitas foto profesional tanpa memandang ukuran ponsel yang mereka pilih.
- Kamera Utama 200 MP: Menggunakan sensor terbaru yang didukung OIS (Optical Image Stabilization), mampu menghasilkan detail luar biasa bahkan dalam kondisi minim cahaya.
- Lensa Periskop 50 MP: Mendukung 3,5x Optical Zoom, memungkinkan pengambilan gambar jarak jauh dengan ketajaman tinggi tanpa kehilangan detail tekstur.
- Selfie Ultra-Wide 50 MP: Kamera depan ini memiliki sudut pandang luas 100 derajat, sangat ideal untuk vlogging atau swafoto grup (groufie) tanpa perlu tongsis.
Baterai dan Ketahanan Ekstrem IP69
Salah satu peningkatan paling masif adalah kapasitas baterai. Berkat teknologi material anoda silikon-karbon terbaru, Oppo berhasil membenamkan baterai besar dalam bodi yang tetap ramping:
- Reno 15 Pro Max: Baterai raksasa 6.500 mAh.
- Reno 15 Pro: Baterai 6.200 mAh.
Keduanya mendukung pengisian kabel 80 Watt. Namun, eksklusivitas diberikan pada varian Pro Max yang sudah mendukung Wireless Charging 50 Watt, sebuah fitur yang biasanya hanya ditemukan pada seri premium flagship.
Selain itu, kedua ponsel ini sudah mengantongi sertifikasi IP69. Ini bukan sekadar tahan air biasa (IP68), melainkan tingkat perlindungan tertinggi yang mampu menahan semprotan air bersuhu tinggi dan tekanan sangat kuat, serta perendaman ekstrem.
Harga dan Ketersediaan
Di pasar Taiwan, Oppo membanderol harga sebagai berikut:
- Oppo Reno 15 Pro Max: 795 Dollar AS (Sekitar Rp 13,1 Juta)
- Oppo Reno 15 Pro: 670 Dollar AS (Sekitar Rp 11 Juta)
Hingga saat ini, para penggemar Oppo di Indonesia masih harus bersabar. Meskipun belum ada tanggal resmi, pendaftaran perangkat di situs TKDN biasanya menjadi sinyal kuat bahwa seri Reno 15 akan segera menyapa pasar tanah air dalam waktu dekat.
