
SEOUL – Menutup tirai tahun 2025 dengan sebuah kejutan besar, raksasa teknologi asal Korea Selatan, Samsung Electronics, resmi mengumumkan kehadiran dua mahakarya audio terbaru mereka: WiFi Music Studio 5 dan Music Studio 7. Pengumuman yang dirilis pada Minggu (28/12/2025) ini menandai langkah ambisius Samsung dalam menyatukan kecanggihan teknologi akustik dengan estetika desain interior kelas atas.
Kedua perangkat ini dijadwalkan menjadi bintang utama dalam panggung Consumer Electronics Show (CES) 2026 di Las Vegas, Amerika Serikat, pada awal Januari mendatang. Kehadirannya diprediksi akan mengubah cara konsumen memandang speaker wireless—bukan sekadar alat pemutar suara, melainkan sebuah karya seni rupa.
Sentuhan Desain Erwan Bouroullec: Minimalisme yang “Bernapas”
Salah satu daya tarik utama dari seri Music Studio ini adalah keterlibatan desainer kenamaan dunia, Erwan Bouroullec. Di tangan dinginnya, Music Studio 5 dan 7 menjelma menjadi perangkat yang sederhana namun modern, dirancang khusus agar menyatu sempurna (seamless) dengan berbagai dekorasi rumah, mulai dari gaya Skandinavia hingga Industrial.
“Tujuannya bukan untuk membuat perangkat yang mendominasi ruangan, tetapi perangkat yang selaras dengan kehidupan di rumah,” tulis Samsung dalam rilis resminya. Hasilnya adalah desain yang elegan tanpa kabel yang berantakan, mencerminkan pergeseran tren home audio menuju perangkat yang lebih “tidak terlihat” namun tetap bertenaga.
Baca Selengkapnya:
Kejutan Awal 2026: Infinix Note Edge Siap Gebrak Pasar Indonesia
Membedah Spesifikasi: Kekuatan di Balik Keindahan
Meski tampil cantik, Samsung tidak berkompromi sedikit pun pada performa.
Samsung Music Studio 7 diposisikan sebagai “kakak tertua” atau model flagship. Speaker ini dibekali dengan sistem audio 3.1.1-channel yang mampu memproses audio resolusi tinggi (Hi-Res Audio). Berkat teknologi tersebut, perangkat ini diklaim mampu mereproduksi suara dengan detail yang sangat tajam, di mana frekuensi tinggi terdengar jernih sementara dentuman bass terasa kuat namun tetap bersih tanpa distorsi.
Sementara itu, Samsung Music Studio 5 hadir dengan dimensi yang lebih ringkas. Model ini sangat cocok bagi kaum urban yang tinggal di apartemen atau ruangan terbatas, namun tetap mendambakan kualitas audio mumpuni. Meski mungil, ia tetap dibekali konektivitas lengkap mulai dari WiFi, Bluetooth, hingga dukungan asisten suara untuk memudahkan kontrol musik dari berbagai layanan streaming populer.
Ekosistem Q-Symphony: Simfoni yang Terintegrasi
Keunggulan utama dari seri Music Studio ini terletak pada kemampuannya untuk berkolaborasi dengan perangkat Samsung lainnya. Lewat pemutakhiran teknologi Q-Symphony, pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus secara bersamaan.
Bayangkan jika Anda memiliki TV Samsung dan soundbar Q-Series; Anda kini bisa menambahkan Music Studio 7 sebagai pengeras suara tambahan. Sistem kecerdasan buatan (AI) di dalamnya akan secara otomatis memetakan tata letak ruangan dan mendistribusikan suara sehingga tercipta efek surround yang luas dan imersif, seolah-olah Anda berada di tengah-tengah gedung konser.
Kejutan Lain: Soundbar Flagship HW-Q990H dan HW-QS90H
Selain lini Music Studio, Samsung juga memberikan bocoran mengenai jajaran soundbar terbaru mereka untuk tahun 2026. Fokus utamanya adalah pada model HW-Q990H.
Perangkat ini adalah “monster” audio sesungguhnya dengan sistem 11.1.4-channel. Terdiri dari unit utama, sepasang speaker belakang nirkabel, dan satu subwoofer aktif, HW-Q990H menjanjikan pengalaman home theater profesional di ruang tamu Anda. Samsung menyematkan teknologi Sound Elevation yang memberikan dimensi suara vertikal lebih natural, serta fitur Auto Volume yang secara cerdas menjaga konsistensi suara agar penonton tidak terkejut saat jeda iklan atau perpindahan konten.
Bagi mereka yang menyukai kepraktisan, Samsung menghadirkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Berbeda dengan model lainnya, perangkat ini tidak membutuhkan subwoofer eksternal. Dengan sistem 7.1.2-channel dan total 13 speaker terintegrasi, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam hanya dari satu unit tunggal yang bisa dipasang di dinding.
Visi Masa Depan Audio Samsung
Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, menyatakan bahwa inovasi ini adalah bentuk komitmen jangka panjang perusahaan.
“Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih dan desain yang dipikirkan secara matang. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang,” ungkap Lee.
Dengan integrasi AI yang semakin dalam dan desain yang semakin menyatu dengan hunian, Samsung tampaknya ingin menegaskan bahwa di masa depan, kualitas suara terbaik tidak harus mengorbankan keindahan tata ruang.
Kehadiran WiFi Music Studio 5 dan 7 di ajang CES 2026 dipastikan akan menjadi magnet bagi para pecinta audio (audiophile) dan pemerhati desain interior. Indonesia sendiri diharapkan menjadi salah satu pasar utama untuk lini produk premium ini mengingat tingginya minat masyarakat terhadap perangkat rumah pintar (smart home).
