November 29, 2025

CUPERTINO, AS – Meskipun Apple masih bungkam dan belum memberikan konfirmasi resmi mengenai eksistensinya, spekulasi dan bocoran mengenai iPhone Lipat (foldable iPhone) terus membanjiri jagat maya, menciptakan gelombang antisipasi di kalangan penggemar teknologi dan investor. Kabar terbaru yang paling menggemparkan adalah proyeksi harganya yang diprediksi akan menembus batas psikologis: mencapai 2.399 dollar AS (sekitar Rp 40 juta) untuk varian tertingginya.

Jika prediksi ini terwujud, Apple sekali lagi akan menegaskan posisinya sebagai pionir harga premium, bahkan melampaui banderol flagship ponsel lipat yang sudah ada di pasaran saat ini.

💰 Analisis Harga Premium: Mengapa iPhone Lipat Begitu Mahal?

Proyeksi harga yang fantastis ini diungkap oleh Arthur Liao, seorang analis terkemuka dari Fubon Research. Prediksi ini juga memperkuat perkiraan sebelumnya dari Ming-Chi Kuo, analis kondang yang dikenal memiliki akurasi tinggi dalam memprediksi produk-produk Apple. Kuo sebelumnya memperkirakan harga foldable iPhone akan berada di rentang 2.000 dollar AS hingga 2.500 dollar AS (sekitar Rp 33,3 juta hingga Rp 41,6 juta).

Lantas, apa yang membuat Apple berani membanderol produk foldable pertamanya sedemikian tinggi? Jawaban utamanya terletak pada komponen kelas premium yang konon akan digunakan Apple.

  1. Panel Layar Terbaik: Mahalnya harga didorong oleh penggunaan panel layar lipat yang diklaim akan mendekati ekspektasi pasar. Hal ini mengindikasikan bahwa Apple akan menggunakan teknologi layar mutakhir yang meminimalkan crease (lipatan) dan memiliki durabilitas tak tertandingi, bahkan mungkin dengan dukungan teknologi tampilan ProMotion 120Hz yang sudah menjadi ciri khas mereka.
  2. Mekanisme Engsel Unggulan: Komponen lain yang sangat mahal adalah mekanisme engsel. Apple diperkirakan tidak akan main-main dengan kualitas. Engsel foldable iPhone dirancang untuk menjadi kualitas unggulan—kokoh, tahan lama, dan mampu bertahan dalam puluhan ribu kali lipatan tanpa mengalami degradasi performa atau keandalan. Inovasi pada engsel ini, yang menjadi kelemahan utama ponsel lipat generasi awal, akan menjadi diferensiasi harga utama Apple.

⚔️ Perbandingan Harga: Jarak Apple dengan Kompetitor

Prediksi harga iPhone Lipat ini menarik perhatian karena menempatkannya secara signifikan di atas kompetitor utama di segmen ponsel lipat yang sudah mapan dengan mekanisme lipatan serupa (gaya buku horizontal):

Model Ponsel LipatVarian TertinggiHarga Rilis (AS/Indonesia)
Prediksi iPhone LipatVarian Tertinggi$2.399 (± Rp 40 Juta)
Samsung Galaxy Z Fold 7RAM 16GB/1 TB$2.019 (± Rp 35 Juta)
Huawei Mate X6Varian TertinggiRp 30 Juta (di Indonesia)

Selisih harga sekitar Rp 5 juta hingga Rp 10 juta antara foldable iPhone dengan varian tertinggi Samsung Galaxy Z Fold atau Huawei Mate X menunjukkan ambisi Apple untuk tidak hanya bersaing dalam fitur, tetapi juga dalam penetapan value dan status produk.

🔬 Kemajuan Pengembangan: Siap Masuk Tahap Produksi?

Bocoran terbaru juga memberikan update signifikan mengenai status pengembangan perangkat keras foldable ini. Kabarnya, iPhone Lipat telah mencapai tahap Engineering Validation Test (EVT stage).

Tahap EVT adalah salah satu fase kritis dalam pengembangan perangkat keras Apple, di mana prototipe mulai diuji secara intensif untuk memvalidasi desain teknis, komponen, dan kelayakan manufaktur sebelum masuk ke produksi massal. Ini adalah sinyal terkuat bahwa Apple serius dan foldable iPhone bukan lagi sekadar konsep di atas kertas.

Konsep Desain:

iPhone Lipat dikabarkan akan dirancang dengan mekanisme lipatan horizontal yang menyerupai buku. Desain ini identik dengan konsep Samsung Galaxy Z Fold dan Huawei Mate X, yang bertransformasi dari ponsel berukuran standar menjadi tablet kompak saat dibuka.

📈 Prediksi Pengiriman: Angka Optimis Fubon Research

Terlepas dari harga yang sangat tinggi, Fubon Research tetap optimis terhadap potensi penjualan foldable iPhone. Analis tersebut memprediksi bahwa Apple bisa mengapalkan sekitar 5,4 juta unit iPhone Lipat pada tahun 2026, tahun pertama (atau kedua) peluncurannya.

Angka 5,4 juta unit ini menunjukkan keyakinan bahwa loyalitas merek Apple, ditambah dengan kualitas hardware yang diharapkan sempurna (sesuai filosofi Apple yang cenderung menunggu teknologi matang sebelum diluncurkan), akan mampu menarik minat pasar premium global. Angka ini akan sangat signifikan untuk pasar foldable yang saat ini masih merupakan ceruk kecil dari pasar smartphone global.

Singkatnya, iPhone Lipat tampaknya akan menjadi pernyataan Apple tentang inovasi dan kemewahan. Ini bukan hanya tentang memasuki kategori baru, tetapi tentang mendefinisikannya dengan standar kualitas—dan harga—yang tak tertandingi.